Artikel, Ruang Gagasan & Opini

Kumpulan catatan lepas, refleksi, dan pemikiran Prof. Saifullah dalam merespons dinamika hukum, sosial, dan keagamaan di tengah masyarakat

MPR dan MANAJEMEN ASPIRASI HUKUM

( KEMBALI KE LANDASAN FILOSOFIS, SOSIOLOGIS DAN YURIDIS )

ANATOMI PARADIGMA DAN REFORMASI HUKUM DI INDONESIA

Oleh Saifullah *)             Di era reformasi saat ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk dilakukan berbagai ide pemikiran dan tindakan sebagai lahan pengkajian “laboratorium” segala multidisiplin ilmu pengetahuan. Analisis yang dilakukan sangat berharga bagi dibangunnya khazanah ilmu pengetahuan di Indonesia. Melakukan kontemplasi atas segala permasalahan yang telah terjadi di

PARADIGMA PEMBANGUNAN LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA

Saifullah *) Sejak tahun 1950-an masalah lingkungan mendapat perhatian serius, tidak saja dari kalangan ilmuwan, tetapi juga politisi maupun masyarakat umum. Perhatian tersebut tidak saja diarahkan pada terjadinya berbagai kasus pencemaran terhadap lingkungan hidup tetapi juga banyaknya korban jiwa manusia. Beberapa kasus lingkungan hidup yang menimbulkan korban manusia seperti pada

JEMBATAN SYARI’AH ISLAM DALAM HUKUM POSITIF DI INDONESIA

JEMBATAN SYARI’AH ISLAM ( Pencarian, Pembebasan dan Pencerahan  melalui Hukum Tidak Tertulis : Hukum Sosiologis ) Oleh Saifullah Proses Sejarah Perjalanan syari’ah Islam di Indonesia jika ditilik dari perspektif historis, yuridis dan sosiologis menghadapi berbagai kekompleksitasan masalah, baik itu yang bersumber dari multi interpretasi atas situasi maupun perubahan zaman berupa

PENGABDIAN, HUKUM, DAN KEADILAN MANUSIA

Ilmu hukum sejatinya bukanlah sekadar tumpukan pasal, regulasi yang kaku, atau menara gading akademik semata, melainkan sebuah instrumen hidup yang harus terus bernapas seiring dengan dinamika sosial masyarakat. Sebagai seorang akademisi dan pembelajar sepanjang hayat, saya meyakini bahwa keadilan yang sejati hanya dapat terwujud manakala penegakan hukum disandarkan pada integrasi nilai-nilai ketuhanan (syariah), integritas moral, dan kearifan lokal ke-Indonesiaan. Melalui jejak langkah di ruang kuliah, coretan tinta dalam berbagai literatur, serta pengabdian di tengah masyarakat, harapan terbesar saya adalah melihat lahirnya generasi pemikir dan praktisi hukum yang tidak hanya tajam secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual dan memiliki empati mendalam terhadap para pencari keadilan. Perjalanan menegakkan kebenaran adalah jalan panjang yang tidak pernah usai, dan setiap dari kita memikul tanggung jawab untuk terus menyalakan pelita keadilan di mana pun kita berada.